Friday, January 14, 2022

Cara Mudah Memunculkan Ruler (Penggaris) Pada Microsoft Word

Ketika kita membuka microsoft word dan ternyata ruler yang biasanya terletak di atas dan samping kiri tidak ada. Hal tersebut cukup membuat kita kesulitan untuk mengatur paragraf. 


tampialn microsoft word rulersnya tidak muncul

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah kita pergi ke menu view 

Kemudian centang pada bagian ruler

Ketika sudah di centang ruler yang tersembunyi otomatis akan muncul sepeti gambar dibawah ini.

Nah mudah sekalikan memunculkan ruler pada microsoft word. Semoga bermanfaat.
Jangan lupa tinggalkan jejak.😉

Sunday, January 9, 2022

Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Pada Karya Fiksi

 

Cerpen dan fabel merupakan karya fiksi. Karya fiksi adalah karya yang bersifat rekaan, khayalan, dan sesuatu yang tidak ada sehingga tidak perlu dicari kebenarannya dalam kehidupan sesungguhnya. Karya fiksi memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik.

 1.   Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur yang ada di dalam cerita yang membentuk cerita secara utuh. Berikut termasuk unsur intrinsik yang terdapat dalam fabel dan cerpen adalah sebagai berikut.

a.       Tema

Dalam sebuah karya sastra tema menyangkut seluruh isi cerita. Tema yang diangkat sesuai dengan amanat yang ingin disampaikan oleh pengarang.

b.      Tokoh dan Penokohan

Tokoh adalah pelaku dalam cerita dan penokohan adalah cara pengarang menggambarkan watak tokoh.  Penokohan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut.

1)      Teknik analitik (digambarkan secara langsung)

2)      Teknik dramatik

Teknik dramatik digambarkan melalui:

-     Fisik dan perilaku tokoh;

-     Lingkungan kehidupan tokoh;

-     Tindakan dan jalan pikiran tokoh;

-     Digambarkan tokoh lain;

-     Dialog antar tokoh;

c.       Perwatakan

Perwatakan adalah cara pengarang menggambarkan watak atau karakter tokoh dalam sebuah cerita. Berdasarkan wataknya tokoh dibedakan menjadi:

-     Protagonis: tokoh yang mendukung cerita atau tokoh yang berwatak baik.

-     Antagonis: tokoh yang menentang cerita dan menentang tokoh protagonis, atau tokoh yang berwatak jahat.

d.    Latar

Latar adalah gambaran tempat, waktu dan suasana dalam sebuah cerita.

e.    Alur

Alur atau rangkaian peristiwa merupakan urutan sebuah peristiwa yang mengandung keutuhan cerita. Alur merupakan bagian yang tidak tampak dalam sebuah karya sastra. Tahapan alur dalam cerita adalah pengenalan à pemunculan konflik à peningkatan konflik à klimaks à penyelesaian konflik.

Alur cerita dibagi menjadi tiga yaitu alur maju, alur mundur dan alur campuran.

f.     Amanat

Amanat adalah pesan atau nasihat serta petuah yang disampaikan oleh pengarang kepada pembaca.

g.       Sudut Pandang

Sudut pandang merupakan cara pengarang mengisahkan sebuah cerita. Sudut pandang dapat dibagi menjadi:

-     Sudut pandang orang pertama, tokoh utama menggunakan aku atau saya.

-     Sudut pandang orang kedua, orang pertama sebagai pelaku sampingan dalam cerita.

-     Sudut pandang orang ketiga, menggunakan kata ganti dia, ia, atau nama tokoh.

h.    Gaya Bahasa

Gaya bahasa adalah cara pengarang menggunakan bahasa dalam mengekspresikan sebuah cerita.

2.    Unsur Ekstrinsik

Merupakan unsur yang ada diluar karya sastra, tetapi berpengaruh terhadap karya sastra, tetapi berpengaruh terhadap karya sastra. Unsur ekstrinsik dalam sebuah cerita adalah sebagai berikut:

a.          Nilai budaya: adat, kebiasaan, pemikiran, dan hasil karya manusia.

b.          Nilai sosial: interaksi manusia dalam kehidupan sehari-hari.

c.          Nilai moral: baik atau buruknya perbuatan dalam masyarakat.

d.          Nilai agama: nilai yang berkaitan dengan ajaran agama.

Jenis-Jenis Teks Sastra

 


Karya sastra merupakan karya seseorang terhadap ide, pikiran, dan perasaan yang dimilikinya. Karya sastra merupakan hasil dari imajinasi manusia yang mengambil kehidupan manusia sebagai sumber inspirasinya. Meskipun pada hakikatnya karya sastra merupakan rekaan, karya sastra dikonstruksi atas dasar kenyataan.

Karya sastra terbagi menjadi tiga jenis, yaitu puisi, prosa, dan drama. Prosa merupakan karangan naratif. Prosa dibagi lagi menjadi beberapa jenis seperti cerpen, novel dan dongeng. Dongen di bagi menjadi beberapa jenis yaitu fabel, mite, sage dan legenda.

1.    Cerpen

Cerpen merupakan karangan pendek berbentuk prosa yang mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh ceritanya. Disebut cerpen karena habis dibaca satu kali pembacaan. Panjang cerpen kurang dari 10.000 kata. Biasanya mengangkat masalah tunggal atau disebut juga dengan alur tunggal. Tokoh-tokoh yang diceritakan mengalami permasalahan hingga penyelesaiannya.

2.    Fabel

Fabel merupakan cerita fiksi yang menggunakan tokoh binatang. Binatang dalam fabel dapat berbicara dan berjalan seolah-olah seperti manusia. Mereka juga digambarkan pikiran dan tingkah laku sebagai manusia. Fabel sering disebut juga dengan cerita moral. Hal tersebut dikarenakan fabel mengandung pesan moral.

3.    Puisi

Puisi adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya lebih terlihat indah dan penuh makna. Puisi dibagi menjadi dua yaitu puisi lama dan (rakyat) dan puisi modern. Jenis puisi lama antara lain pantun, gurindam, dan syair. Puisi lama masih terikat oleh irama, rima, bait dan baris sedangkan puisi modern sudah tidak terikat oleh unsur tersebut. Contoh dari puisi modern adalah ode, balada, epigram, romance/ romansa, elegi satire/ satir, himne, dan soneta.

a.    Ciri-ciri gurindam

1)      Satu bait terdiri dari dua baris.

2)      Tiap baris memiliki jumlah kata sekitar 10-14 kata.

3)      Tiap baris memiliki rima yang sama (bersajak a-a, b-b, c-c).

4)      Merupakan satu kesatuan yang utuh.

5)      Baris pertama berisi soal, masalah atau perjanjian.

6)      Baris kedua berisi jawaban, akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama (isi atau maksud gurindam yang terdapat pada baris kedua.

7)      Isi gurindam biasanya berupa nasihat, filosofi hidup atau kata-kata mutiara.

b.    Ciri-ciri syair

1)      Setiap bait terdiri dari empat baris.

2)      Setiap baris terdiri dari atas 8-14 suku kata.

3)      Bersajak a-a-a-a.

4)      Semua baris adalah isi.

5)      Bahasa yang digunakan adalah bahasa kiasan

c.    Ciri-ciri pantun

1)      Setiap bait terdiri dari empat baris (larik).

2)      Tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata.

3)      Bersajak a-b-a-b.

4)      Baris pertama dan kedua disebut sampiran.

5)      Baris ketiga dan keempat disebut isi.

4.    Drama

Drama adalah suatu teks yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia melalui tingkah laku (akting) yang dipentaskan.

Ciri-ciri utama drama antara lain sebagai berikut:

a.     Berupa cerita.

b.     Berbentuk dialog.

c.     Bertujuan untuk dipentaskan.

Unsur-unsur drama:

a.     Alur

Alur drama mencakup: pengenalan cerita, konflik awal, perkembangan konflik, dan penyelesaian.

b.     Tokoh

Berdasarkan perannya tokoh dibagi menjadi dua yaitu tokoh utama dan tokoh pembantu. Tokoh utama adalah tokoh yang menjadi sentral (pusat) dalam pementasan drama. Tokoh pembantu adalah tokoh yang dilibatkan atau dimunculkan untuk mendukung jalan cerita dan memiliki kaitan dengan tokoh utama.

c.     Latar

Latar adalah keterangan mengenai ruang dan waktu.

d.     Bahasa

Bahasa merupakan media komunikasi antar tokoh. Bahasa juga biasa menggambarkan watak tokoh, latar ataupun peristiwa yang sedang terjadi.

Friday, January 7, 2022

RPP Matematika Kelas IV (Luas Segitiga)

Novel Miss Lokal by Rani Annisa

 

Miss Lokal

"J lihat tuh si Amel perhatiakan lo dari tadi" si Ucup yang awalnya percaya diri karena di perhatiakan terus oleh cewe cantik, akhirnya sadar bukan dia yang diperhatikan, melainkan teman gantengnya yang duduk satu meja dengannya.

"Ngaak lah, gue lagi jaga mata buat si pemilik hati" kata J santai yang sedang asik memakan mie ayam sambil main HP. Dia hanya fokus dengan mie ayam dan HP nya tidak memperhatiakn sekitarnya. Bahkan si Ucup yang dari tadi tersenyum tampan pun tidak diperdulikan sama sekali.

poor si Ucup 

Komponen RPP

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Komponen RPP terdiri atas:

a.       Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;

b.        Identitas mata pelajaran atau tema/subtema;

c.       Kelas/semester;

d.       Materi pokok;

e.       Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai;

f.        tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan;

g.       kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi;

h.       materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi;

i.        metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;

j.  media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran;

k. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan;

l. langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan

m. penilaian hasil pembelajaran.

 

PROSEDUR DAN RAMBU-RAMBU UNTUK SETIAP KOMPONEN RPP

1.       Merumuskan Indikator.

Indikator dirumuskan berdasarkan materi bukan dari kompetensi dasar tetapi untuk mencapai kompetensi dasar.

Rambu-rambunya

a.     Dirumuskan dari materi esensial yang akan diajarkan. Jadi kaji dulu materi yang akan diajarkan baik aspek pengetahuan (KD-3) maupun aspek keterampilan (KD-4) kemudian tulis materi-materi penting/esensial, lalu klasifikasikan materi itu termasuk tingkat kognitif apa (C-1 s.d C-6).

b.     Berdasarkan materi esensial dan pengklasifikasiannya selanjutnya rumuskan menjadi rumusan Indikator menggunakan kata kerja operasional (KKO) yang lebih rendah dari Kompetensi Dasar. Materi kata kerja operasional sudah dikirim di Google classroom, serta

c.     Memenuhi rumusan B dan D (Condition dan Degree), materi bisa dicermati dalam Permendikbud yang sudah dikirim. Selanjutnya rumusan indikator di urutkan dari tingkat berpikir rendah ke tingkat berpikir tinggi (Urutan C-1-C-6)

Selanjutnya Kompetensi dasar dan rumusan indikator disajikan ke dalam tabel secara berpasangan

Kompetensi dasar pengetahuan dan keterampilan tidak perlu dibatas garis.

 

Kompetensi Dasar

Indikator

3. . . .

 

 

4. …

 

 

2.       Merumuskan Tujuan Pembelajaran

Rumusan Indokator dijabaran menjadi rumusan tujuan pembelajaran dengan rambu-rambu:

a.     Rumusan Indikator dijabarkan menjadi rumusan tujuan pembelajaran yang lebih spesifik

b.     Menggunakan kata kerja operasional (KKO) yang memenuhi 3 M (teramati, terukur dan ternilai) yang lebiyh fendah dari Indikator minimal sama.

c.     Tidak dalam rumusan ganda

d.     Memenuhi rumusan ABCD (Audience, Behaviour, Condition dan Degree) Baca Permendikbud,

e.     Diurutkan dari taraf berpikir rendah ke taraf berp8ikir tinggi.

3.     Materi pembelajaran

Rumusan tujuan pembelajaran menjadi mateti pembelajaran secara berurutan sesuai dengan ututan tujuan pembelajaran . tulis dulu nama materinya kemudian uraiannya. Uraian materi singkat saja nanti dikembangkan dalam pengembangan bahan pembelajaran.

Materi pembelajaran memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan tujuan pembelajaran untuk ketercapaian kompetensi;

4.     Model pembelajaran/Pendekatan pembelajaran/Metode pembelajaran

a.     Model Pembeajaran :

b.     Pendekatan : Saintifik

c.     Metode : …..

Metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk menyajikan materi pembelajaran agar peserta didik mencapai Tujuan pembelajaran, Indikator dan KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;

5.       Media Pembelajarab/alat peraga

Media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran;

Tetapkan Media pembelajaran dan atau alat peraga yang sesuai untuk menyajikan materi pembelajaran. (gambar/peta, benda nyata atau asli, benda tiruan buatan sendiri, video pembelajaran, dll yang sesuai)

6.       Sumber belajar

Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan;

Tulis sumber belajar yang digunakan untuk menyajikan materi pembelajaran termasuk sumber yang digunakan untuk pengembangan bahan pembelajaran.

7.       Kegiatan Pembelajaran

Langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup.

Pada Kegiatan Pendahuluan:  

a.     Salam dan menyapa peserta didik

b.     Memeriksa kebersihan kelas dan kesiapan belajar peserta didik

c.     Berdoa

d.     Absensi/cek kehadira peserta didik

e.     Apersepsi (guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang isi materi yang sudah diajarkan) untuk mengaitkan ke materi yang akan disajikan

f.      Informasi materi yang akan diajarkan

g.     Informasi tujuan pembelajaran yang akan dicapai

h.     Infirmasi kegiatan pembelajarannyang akan dilaksanakan

i.      Mengkondisikan kelas dan memotivasi eserta didik

 

 

Pada kegiatan Inti

Uraikan kegiatan pembelajaran untuk menyajikan materi pembelajaran secara urut sesuai dengan urutan materi dan tujuan pembelajaran menerapkan berupa aktivitas guru dan aktivitas peserta didik untuk menerapkan model pembelajaran, pendekatan saintifik dan metode pembelajaran dengan bantuan media pembelajaran/alat peraga. Pembelajaran berpusat kepada peserta didik dengan menerapkan tingkat berpikit HOTS dengan mengajak peserta didik menerapkan 3 C (critical thinking, creatif thinking dan colaboratif thinking). Jadi untuk setiap materi pembelajaran uraikan kegiatan pembelajaran. Uraikan kegiata pembelajaran pada kegiatan pendahuluan, Uraikan kegiatan pembelajaran pada kegiatan inti termasuk dalam kegiatan inti ketika peserta didik mengerjakan LKPD

Pada kegiatan Penutup guru dan peserta didik  melaksanakankegiatan

a.     Refleksi Pembelajaran

b.     Bersama perserta didik meramgkum materi pembelajaran

c.     Melaksanakan tes hasil belajar

d.     Refleksi hasil peniolaian hasil belajar

e.     Tindak lanjut

8.       Penilaian Hasil Pembelajaran

Pembelajaran langsung yang diberikan guru adalah aspek pengetahuan (KD-3) dan keterampilan (KD-4) Oleh sebab itu yang diutamakan adalah penilaian hasil belajar aspek pengetahuan dan keterampilan baik penilaian proses maupun penilaian akhir hasil pembelajaran. Penilaian keterampilan bisa menyatu dengan kegiatan inti melalui kegiatan LKPD dan penilaian pengetahuan pada kegiatan penutup. Penilaian hasil pembelajaran pengetahuan, tulis jenis tes, tulis bentuk tes, tulis soal, tulis kunci jawaban, dan rubric pedoman penskoran.

Pembelajaran tidak langsung berkaitan dengan KI-1 dan KI-2 jadi guru bisa membuat lembar pengamatan tentang penilaian sikap yang sesuai dengan materi yang disajikan.

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Sekolah                            : ………………………………

Mata Pelajara                   : ………………………………

Kelas                                : ………………………………

Semester                          : ……………………………...

Materi Pokok                   :

Alokasi waktu                  :

Pertemuan Ke                  :

 

A.    Kompetensi Inti

KI-1

KI-2

KI-3

KI-4

B.    Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar

Indikator

3. . . .

 

 

4. …

 

 

C.    Tujuan Pembelajaran

1.

2.

3.

dst

D.    Materi Pembelajaran\

1.

2..

3.

dst

E.    Model pembelajaran/Pendekatan pembelajaran/Metode pembelajaran

1.     Model Pembeajaran :

2.     Pendekatan : Saintifik

3.     Metode : …..

F.     Media Pembelajarab/alat peraga

1.

2. \dsrt

G.    Sumber Belajar

1.

2.

dst

 

 

H.    Kegiatan Pembelajaran

KEGIATAN

URAIAN KEGIATAN

WAKTU

Pendahuluan

1.       Salam dan Menyapa siswa

2.       Memeriksa kebersihan kelas dan kesiapan belajar siswa

3.       Berdoa

4.       Absensi/cek kehadira siswa

5.       Apersepsi (guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang isi materi yang sudah diajarkan) untuk mengaitkan ke materi yang akan disajikan

6.       Informasi materi yang akan diajarkan

7.       Informasi tujuan pembelajaran yang akan dicapai

8.       Infirmasi kegiatan pembelajarannyang akan dilaksanakan

9.       Mengkondisikan kelas dan memotivasi siswa

. . .

. . .

 

. . .

. . .

 

 

 

. . .

. . .

. . .

 

. . .

 

Inti

Uraikan aktivitas guru dan aktivitas peserta didik untuk menyajikan materi secara urut sesuai dengan urutan tujuan pembelajaran dan materi pembelajaran.

1.        

2.        

3.        

dst

 

 

 

 

. . .

. . .

. . .

. . .

Penutup

1.       Bersama siswa mengadakah refleksi pembelajaran

2.       Bersama siswa merangkum materi pembelajaran

3.       Melaksanakan tes hasil belajar

4.       Refleksi hasil peniolaian hasil belajar

5.       Tindak lanjut berupa

a.

b.

. . .

. . .

. . .

. . .

. . .

. . .

 

I.      Penilaian Hasil Belajar

Tes Pengetahuan

1.     Jenis Tes :

2.     Bentuk Tes :

3.     Soal Tes

Tulis soal uraian sesua tujuan pembelajaran urutkan mulai soal mudah-sedang-sukar

a.

b.

c.

dst

4.     Kunci Jawaban

a.

b.

c.

dst

5.     Pedoman Penskoran  (Bedakan skor menurut tingkat kesukaran)

No Soal

Indikator Penskoran

Skor

1

a.

b.

c.

 

 

2

 

 

3

 

 

4

 

 

5

 

 

dst

 

 

 

Tes Keterampilan

Tulis soal dan rubri penskoran

 

Lembar pengamatan Sikap

Dalam kegiatan pembelajarn sikap apa yang perlu diamati , buat dalam tabel dengan cara mencontreng. (sambul mengajar mencontreng atau setelah selesai mengajar)

 

Mengetahui                                                                         Pontianak

Kepala Sekolah  . . ……                                                     Guru Mata Pelajaran

 

 

……………………                                                            ………………………..

 

 

 

Walpaper cantik Untuk android, iphon, dan pc

 Tampilan atau wallpaper telepon maupun laptop memang sering kita lihat setiap hari. Beberapa orang sengaja mempercantik atau membuat tampil...