LAPORAN
PRAKTIKUM
KEGIATAN
PRAKTIKUM: GAYA

Oleh:
Rani Annisa
F1081191008
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TANJUNG PURA
PONTIANAK
2021
PERCOBAAN I:
A. Tujuan Praktikum
1) Untuk mengetahui
adanya gaya listrik statis.
2) Untuk membuktikan adanya gaya listrik
statis dengan menggunakan rambut kering.
B. Alat dan Bahan
1) Sisir plastik.
2) Rambut
seseorang yang agak tebal dan kering.
3) Potongan-potongan
kertas kecil.
C. Cara Kerja Praktikum
1) Menyisir rambut yang
kering dan agak tebal dengan sisir plastk.
2) Mendekatkan sisr
plastik yang telah di sisirkan ke potongan-potongan kertas kecil.
3) Mengamati apa yang terjadi dan mencatat
pada lembar kerja.
D. Hasil Pengamatan
Tabel 1. Pengamatan terhadap lilin
|
No |
Keadaan sisir |
Keadaan kertas |
|
1. |
Netral/
sebelum disisirkan |
Daim tak bergerak |
|
2. |
Setelah
disisirkan |
Bergerak ke arah sisir |
E. Pembahasan
Berdasarkan
percobaan yang telah dilakukan, untuk mengetahui adanya gaya listik statis,
maka dilakukan percobaan dengan sisir
plastik, rambut yang kering dan
agak tebal dan potongan-potongan kertas. Setelah menggosokan sisir atau
menyisirkan sisir ke rambut yang agak tebal dan kering, kemudian mendekatkan
sisir tersebut ke potongan-potongan kertas, maka hal terjadi adalah
potongan-potongan kertas akan tertarik kearah sisir plastik tersebut. Hal
tersebut disebabkan karena sisir plastik sudah mengandung /bermuatan gaya
kelistrikan.
Adanya
gaya kelistrikan inilah yang megakibatkan benda plastik dapat menarik potongan-potongan
kertas atau benda-benda kecil lainnya. Akan tetapi, tarikan tersebut hanya
bersifat sementara (sebentar), hal itu terjadi karena benda plastik tersebut
sudah menjadi tidak bermuatan listrik lagi.
F. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan diatas dapat di
simpulkan bahwa sisir plastik yang
setelah digunakan untuk menyisir rambut yang agak tebal dan kering, kemudian
didekatkan ke potongan kertas kecil-kecil, maka kertas tersebut akan tertarik
dan menempel pada sisir. Hal ini terjadi karena gesekan sisir dengan rambut
mampu menghasilkan gaya listrik statis. Gaya listrik statis inilah yang menyebabkan
potongan kertas tertarik dan menempel pada ketas.
G. Jawaban Pertanyaan
1) Gaya apakah yang
menyebabkan potongan kertas tertarik oleh sisir plastik yang digosokkan dengan
rambut kering?
Jawab:
Yang menyebabkan potongan
kertas tertarik oleh sisir plastik adalah gaya listrik statis yang ditimbulkan
oleh sisir yang digosok ke rambut yang agak tebal dan kering.
PERCOBAAN II:
GAYA MAGNET
A. Tujuan Praktikum
1) Menguji bahwa udara dapat mengalirkan
panas.
2) Menguji peristiwa aliran panas dalam zat cair.
B. Alat dan Bahan
1) Magnet batang.
2) Jerum jahit.
3) Aluminium.
4) Seng.
5) Seutas benang jahit.
6) Potongan plastik.
7) Potongan kertas.
8) Statif.
9) Isolasi plastik.
C. Cara Kerja Praktikum
1) Mendekatkan magnet batangan ke bahan yang
tersedia tetapi tidak sampai bersentuhan.
2) Mengamati apa yang terjadi.
3) Mencatat hasil pengamatan di lembar kerja.
D. Hasil Pengamatan
|
No |
Magnet |
Bahan |
Keterangan |
|
1. |
Magnet |
Jarum
jahit |
Tertarik |
|
2. |
Magnet |
Aluminium |
Tidak
tertarik |
|
3. |
Magnet |
Seng |
Tertarik |
|
4. |
Magnet |
Benag
jahit |
Tidak
tertarik |
|
5. |
Magnet |
Plastik |
Tidak
tertarik |
|
6. |
Magnet |
Kertas |
Tidak
tertarik |
E. Pembahasan
Berdasarkan hasil pengamatan dapat diketahui magnet dapat menarik benda
lain, beberapa benda bahkan tertarik lebih kuat dari
yang lain, yaitu bahan logam.
Benda-benda
yang terbuat dari besi atau baja seperti jarum jahit dan paku dapat ditarik
oleh magnet. Sedangkan benda-benda yang tidak terbuat dari logam tidak dapat di
tarik oleh magnet seperti halnya pada plastik maupun selembar kertas dan
plastik. Walaupun kertas dan plastik memiliki ukuran dan massa yang lebih besar
dari sebuah magnet batang tetap tak dapat ditarik karena bahan pembuatannya
adalah non logam
F. Kesimpulan
Berdasarkan hasil praktikum yang telah dilakukan maka dapat
disimpulkan bahwa hanya benda yang terbuat dari logam seperti besi atau baja
yang dapat ditarik oleh magnet batang. Sedangkan untuk benda yang berbahan non
logam tak dapat di tarik oleh magnet.
Hal ini diakibatkan oleh
benda-benda yang terbuat dari logam memiliki sifat kemagnetan yang tidak
dimiliki oleh benda-benda berbahan non logam. Berikut benda-benda hasil
pengamatan yang termasuk benda berbahan non logam dan logam:
Benda berbahan logam:
- Jarum jahit
- Seng
Benda berbahan non
logam:
- Aluminium
- Benang jahit
- Plastik
- Kertas
G. Jawaban Pertanyaan
1) Mengapa benda-benda logam yang kecil dapat
ditarik oleh magnet batang ?
Jawab:
Karena benda logam yang kecil termasuk benda
feromagnetik atau benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet
seperti seng baja besi.
PERCOBAAN III: GAYA
GESEK
A. Tujuan Praktikum
1) Memahami gaya gesek
B. Alat dan Bahan
1) Kereta.
2) Neraca prgas 2 buah
3) Balok kayu.
C. Cara Kerja Praktikum
1) Meletakan balok kayu di atas meja.
2) Mengaitkan ujung neraca pegas pada balok.
3) Menarik neraca pegas ke kanan secara
perlahan-lahan. Dan mencatat penunjukan pada skala neraca pegas pada lembar
kerja.
4) Terus ditarik sampai balok bergerak dan
mencatat berapa gaya yang diperlukan untuk bergerak.
D. Hasil Pengamatan dan Pembahasan
Saat bejana belum panas
serbuk gergaji yang ada didasar ada pula yang berada dipermukaan air. Saat
bejana mulai memanas hingga air didalamnya mendidih, serbuk-serbuk gergaji
tersebut bergerak naik turun mengitari aliran air, yang semula berada diatas
berputar kebawah, begitupun sebaliknya secara acak.
E. Hasil Pengamatan
|
No. |
Keadaan Balok |
Penunjukan neraca pegas (N) |
|
1. |
Sebelum
bergerak |
0 N |
|
2. |
Saat akan
bergerak |
8 N |
|
3. |
Sesudah
bergerak |
6 N |
F. Hasil Pengamaan dan Pembahasan
Berdasarkan hasil pengamatan
di atas, keadaan balok kayu sebelum
bergerak penunjukan neraca pegas menunjuk pada 0 N, kemudian pada saat balok
kayu akan bergerak neraca pegas menunjuka pada 8 N. Pada saat balok kayu sudah
bergerak neraca pegas menunjukan 6 N. Gaya gesek pada saat balok kayu diam
adalah 0 dan gaya gesek pada saat mulai bergerak lebih besar daripada balok
kayu sudah bergerak. Hal tersebut terjadi karena benda diam yang akan mulai
bergerak lebih besar daripada benda yang sudah bergerak dan yang sedang
bergerak.
G. Kesimpulan
Gaya gesek terjadi pada dua
benda yang saling bersentuhan dan memiliki arah yang berlawan dengan arah gerak
benda. Gaya gesek pada saat benda diam adalah 0 dan gaya gesek sebelum bergerak
lebih besar dibandingkan pada saat benda sudah bergerak. Semakin kasar suatu
permukaan benda yang bergeskan maka semakin besar pula gaya gesek yang
dihasilkan. Semakin licin permukann suatu benda maka semakin kecil pula gaya
gesek yang dihasilkan.
H. Jawaban Pertanyaan
1) Kenapa balok di atas mtja hanya dapta ditarik dengan gaya
tertentu?
Jawab:
Balok
tersebut hanya bisa ditarik dengan gaya gesek karena semakin besar/ luas daerah
benda yang bergesekan semakin besar pula gaya gesek yang dihasilkan dan gerak
benda semakin lambat.
PERCOBAAN IV:
GAYA PEGAS
A. Tujuan Praktikum
1) Menjelaskan konsep dan peranan gaya.
B. Alat dan Bahan
1) Karet gelang.
2) Penggaris.
3) Beban 20 gr.
4) Statif
C. Cara Kerja Praktikum
1) Menggantungkan seutas karet gelang pada
statif.
2) Sebuah beban digantungkan juga pada ujung
karet yang lain.
3) Kemudian beban ditarik ke bawah kemudian
delepaskan.
D. Hasil Pengamatan
Karet gelang yang gantung
beban ketika ditarik ke bawah selama beberapa kali akan bergerak kembali ke
bentuk semula. Hal ini terjadi kaena kelenturan dan gaya dorong yang ada pada
karet gelang yang menimbulkan gaya pegas.
E. Pembahasan
Berdasarkan hasil
pengamatan yang ttelah dilakukan, yang terjadi pada percobaan tersebut adalah
gaya pegas, karena karet gelang yang ditarik kembali ke bentuk semula. Apabila
suatu benda diberi gaya dan kemudian benda tersebut gayanya dihilangkan, dan
benda tersebut kembali ke bentuk semula maka benda tersebut merupakn benda yang
elastis. Benda elastis yang kembali kebentuk semula mempunyai gaya pesas sedangkan
benda pastik tidak mempunyai gaya pegas.
F. Pkesimpulan
Semakin
besar gaya yang bekerja pada suatu pegas ,maka semakin besar pula pertambahan
panjangnya. Hal ini juga dipengaruhi oleh besarnya massa benda yang
mempengaruhi besarnya gaya tarik pegas. Dimana gaya tarik pegasnya berbanding
lurus dengan massa benda. Besarnya konstanta pegas tergantung dari pada jenis
pegas yang bekerja.
G. Jawaban Pertanyaan
1) Apa yang menebabkan benda yang digantung pada karet gelang
ditarik ke bawah kembali ke atas?
Jawab:
Karena pengaruh dari berat benda dan gaya pegas dari karet gelang
PERCOBAAN V:
BERAT
A. Tujuan Praktikum
1) Memahami konsep gaya berat
B. Alat dan Bahan
1) Karet gelang.
2) Penggaris.
3) Beban berbagai ukuran
4) Statif
C. Cara Kerja Praktikum
1) Menggantungkan seutas karet gelang pada
statif.
2) Mengukur panjang karet gelang mula-mula.
3) Menggantungkan sebuah beban pada ujung
lain karet yang lain.
4) Kemudian beban ditarik ke bawah kemudian
delepaskan.
5) Mengukur panjang karet gelang sekarang.
6) Mengulangi pengukuran panjang karet grlang
setiap beban yang lebih besar. (5 beban)
D. Hasil Pengamatan
Tabel 1. Pengamatan gaya
berat
Panjang karet gelang
mula-mula
|
No. |
Massa Beban (gr) |
Panjang Karet (cm) |
|
1. |
20 gr |
5 cm |
|
2. |
50 gr |
6,4 cm |
|
3. |
150 gr |
14 cm |
|
4. |
200 gr |
19, 4 cm |
E. Pembahasan
Setelah melakukan
percobaan diatas, maka dapat diketahui semkain berat beban yang digantungkan,
maka semakin panjang karet gelang memelar. Hal tersebut di sebabkan oleh gaya
gravitasi yang terdapat pada bnada yang digantungkan.
F. Pkesimpulan
Panjang karet gelang akan
semakin panjang jika dinatungkan dengan benda yang semakin berat. Gaya
gravitasi tergantung pada berat benda.
G. Jawaban Pertanyaan
1) Mengapa panjang karet gelang bertambah sesuai dengan
bertambahnya beban yang digantung?
Jawab:
Karena semakin berat benda yang
digantung semakin besar pula gaya gravitasi bumi benda tersebut. Maka gaya
tarik bumi juga semakin besar yang menyebabkan panjang karet semakin panjang.

Lampiran

No comments:
Post a Comment