Sunday, January 2, 2022

Cara Mudah Meringkas Isi Teks

 


Sebelum mengetahui tentang bagaimana cara mudah meringkas isi teks terlebih dahulu kita mengetahui pengertian ringkasan.

Apa yang dimaksud dengan ringkasan?

Ringkasan adalah penyajian teks secara singkat yang hanya menyajikan garis besar teks dalam beberapa kalimat sehingga seluruh bagian penting teks terwakili. Ringkasan biasanya disebut dengan rangkuman.

Adapun langkah-langkah membuat ringkasan adalah sebagai berikut.

1.    Membaca keseluruhan teks untuk mengetahui isi dari teks tersebut.

2.    Mencatat atau menggarisbawahi gagasan utama setiap paragraf.

3.    Menyusun gagasan utama dalam paragraf menjadi ringkasan.

4.    Membaca ulang ringkasan dan memperbaikinya apabila terdapat kesalahan.

Cara Mudah Menyimpulkan Isi Teks


Simpulan merupakan ikhtisar atau pendapat akhir berdasarkan uraian sebelumnya dan keputusan yang didapat berdasarkan metode deduktif dan induktif. Karena merupakan ikhtisar, simpulan dapat ditemukan dengan mencari ide pokok paragraf. Akan tetapi, bukan hanya ide pokok saja. Karena simpulan merupakan pandangan akhir, maka simpulan harus menggambarkan seluruh isi pembahasan, jadi untuk mencari simpulan paragraf, hal pertama yang harus dilakukan adalah menemukan ide pokok dan kemudian ditambah dengan keseluruhan isi paragraf yang dirangkai menjadi satu kalimat.

Cara Menemukan Ide Pokok Sebuah Teks

 


Teks merupakan wacana yang terdiri dari beberapa paragraf. Setiap paragraf mempunyai ide pokok. Ide pokok biasanya juga disebut dengan gagasan utama atau gagasan pokok. Ide pokok merupakan topik utama yang dibahas dalam sebuah bacaan. Ide pokok juga dapat diartikan gagasan atau ide yang mendasari terbentuknya sebuah paragraf. Ide pokok berfungsi sebagai inti informasi dari paragraf.

Dalam paragraf, ide pokok dapat ditemukan dalam kalimat utama atau bisa saja menyebar dalam satu paragraf. Akan tetapi, biasanya ide pokok paragraf dapat ditemukan pada kalimat utama.

Kalimat utama adalah kalimat yang memuat gagasan utama. Kalimat utama biasanya terletak di awal paragraf (deduktif), akhir paragraf (induktif) atau di awal dan akhir paragraf (campuran). Kalimat utama atau gagasan pokok didukung oleh beberapa kalimat penjelas. Karena ide pokok biasanya terletak di kalimat utama, maka untuk mencari ide pokok harus mencari kalimat utama terlebih dahulu.

Menentukan Bagian Teks Eksposisi, Teks Ulasan, Teks Biografi, Teks Prosedur, Teks Laporan dan Teks Tanggapan Kritis

 


Sebuah teks memiliki bagian-bagian dan ciri kebahasaan tersendiri. Bagian dalam teks tersebut disebut juga dengan struktur teks. Dibawah akan dibahas satu per satu mengenai bagian dan ciri kebahasaan teks.

1.    Teks Eksposisi

Seperti penjelasan sebelumnya, teks eksposisi memiliki 3 bagian yaitu, tesis (fakta), argumentasi, dan penegasan ulang. Berikut pembahasan secara lengkap.

a.    Tesis

Tesis merupakan fakta yang dikemukakan oleh penulis. Tesis berisi mengenai suatu permasalahan yang akan dibahas lebih lanjut dalam teks.

b.    Argumentasi

Argumentasi merupakan penjelasan secara lebih mendalam berdasarkan fakta yang telah disampaikan oleh penulis. Argumentasi juga penjelasan yang ditulis untuk mendukung tesis atau fakta yang telah diungkapkan oleh penulis.

c.    Penegasan Ulang

Penegasan ulang merupakan bagian penutup yang berisi simpulan penulis terhadap isi teks yang telah diungkapkan sebelumnya.

2.    Teks Ulasan

Struktur dari teks ulasan adalah sebagai berikut.

a.    Orientasi

Orientasi pada teks ulasan berisi gambaran umum karya yang ditulis. Gambaran umum karya biasanya berupa identitas yang menggambarkan bentuk karya.

b.    Tafsiran

Tafsiran memuat pandangan tersendiri mengenai suatu karya yang akan diulas. Tafsiran dilakukan setelah dilakukannya evaluasi pada karya. Pada bagian ini biasanya penulis membandingkan karya yang diulas. Juga penulis juga menuliskan keunggulan dan kelemahan dari karya tersebut.

c.    Evaluasi

Pada bagian evaluasi penulis mengevaluasi karya baik dari segi penampilan dan juga produk. Evaluasi juga berisi gambaran detail tentang suatu karya yang diulas. Hal tersebut bisa saja bagian, ciri-ciri, dan kualitas karya yang di ulas.

d.    Rangkuman

Di dalam rangkuman penulis memberikan ulasan akhir yang berisi simpulan dari karya. Selain itu penulis biasanya memberikan rekomendasi karya misalnya, buku tersebut atau karya tersebut baik untuk anak-anak karena mengandung unsur pendidikan karakter dan petualangan.

3.    Teks Biografi

a.    Orientasi

Orientasi pada teks biografi berisi gambaran awal tentang tokoh. Orientasi berisi pengenalan tokoh, seperti nama, tempat dan tanggal lahir, serta latar belakang keluarga tokoh.

b.    Peristiwa dan Masalah

Berisi peristiwa atau kejadian yang pernah dialami tokoh, termasuk masalah dalam mencapai tujuan dan cita-cita. Hal menarik, mengesankan, mengagumkan dan mengharukan yang pernah dialami oleh tokoh juga diuraikan dalam bagian peristiwa dan masalah.

c.    Reorientasi

Berisi pandangan penuh terhadap tokoh yang diceritakan. Reorientasi bersifat opsional.

4.    Teks Prosedur

a.    Tujuan

Berisikan tentang tujuan dari kegiatan atau hal ayang akan dicapai setelah mengikuti langkah atau step yang ada pada teks prosedur. Tujuan teks prosedur biasanya bisa dilihat melalui judul teks prosedur.

b.    Alat dan Bahan

Alat dan bahan merupakan pelengkap untuk mencapai tujuan. Pada kegiatan tertentu alat dan bahan tidak dicantumkan. Jadi bagian alat dan bahan besifat opsional.

c.    Langkah

Berisi langkah-langkah atau tahap-tahap untuk mencapai tujuan berdasarkan alat dan bahan yang telah ditentukan. Untuk mencapai tujuan langkah-langkah dilakukan secara runtun.

5.    Teks Laporan

a.    Definisi Umum

Definisi umum biasanya disebut juga dengan bagian pembuka pada teks laporan. Bagian ini berisi pengertian tentang sesuatu yang telah diamati dan kemudian akan dilaporkan.

b.    Deskripsi Bagian

Deskripsi bagian biasanya disebut juga dengan bagian isi. Bagian ini berisi uraian atau gambaran tentang sesuatu yang telah diamati secara rinci.

c.    Deskripsi Manfaat

Deskripsi manfaat merupakan bagian yang berisi manfaat atau kegunaan dari hal yang dilaporkan.

6.    Teks Tanggapan Kritis

a.    Evaluasi

Evaluasi pada teks tanggapan kritis merupakan bagian awal teks yang berisi pernyataan umum tentang apa persoalan yang disampaikan penulis. Evaluasi ini sama maksudnya dengan pernyataan umum (tesis) dalam teks eksposisi.

b.    Deskripsi Teks

merupakan bagian tengah dalam teks tanggapan kritis yang berisikan informasi tentang alasan yang mendukung pernyataan dan yang menolak pernyataan.

c.    Penegasan Ulang

Merupakan bagian akhir pada teks tanggapan kritis atau simpulan akhir mengenai apa yang sudah dilakukan atau diputuskan.

Saturday, January 1, 2022

Menemukan Informasi Tersurat dalam Teks Bacaan

 


Tujuan dalam membaca teks adalah menemukan atau mendapatkan sebuah informasi. Dalam teks terdapat dua jenis informasi, yaitu informasi tersurat dan informasi tersirat. Informasi tersurat adalah informasi yang dinyatakan/ atau disampaikan secara langsung di dalam teks bacaan. Informasi tersebut tertulis, eksplisit, dan tampak jelas dalam teks. Sedangkan informasi tersirat adalah informasi yang tersirat atau implisit, artinya informasi yang disampaikan sebenarnya ada dalam teks akan tetapi tidak dituliskan secara langsung di dalam teks.

Informasi tersurat dalam teks terdiri dari berbagai macam bentuk misalnya dalam teks biografi pembaca dapat menemukan informasi tersurat berupa keistimewaan tokoh, atau hal-hal yang bisa diteladani pada tokoh. Pada teks lain pembaca bisa menemukan informasi tersurat dengan menemukan unsur 5W + 1H yang juga merupakan informasi tersurat dalam teks bacaan.

Menentukan Makna Kata/ Istilah Kalimat pada Teks


Makna adalah arti atau maksud yang disampaikan penulis dalam sebuah teks. Makna dapat juga diartikan sebagai pengertian yang diberikan pada suatu bentuk kebahasaan. Yang dimaksud dengan bentuk kebahasaan adalah suatu bahasa (kata, frasa, klausa atau kalimat). Sedangkan istilah adalah kata tau gabungan kata yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Kali ini kita akan membahas dua hal saja yaitu, makna kata dan makna kalimat.

Kata adalah suatu gramatikal terkecil yang mempunyai makna. Sedang kalimat adalah suatu bahasa yang minimal terdiri dari klausa. Tentu saja kalimat mempunyai makna yang lebih luas dan kompleks dari kata. Akan tetapi, kata maupun kalimat dua-duanya dapat ditentukan dengan cara memahami dua jenis makna dibawah ini.

1.    Makna Leksikal

Makna leksikal adalah makna sesuai dengan kamus atau berdasarkan kesepakatan pemakai bahasa itu sendiri. Contohnya kata melihat bermakna memerhatikan, menonton, menengok, menjenguk, mengetahui, dan menilik.

2.    Makna Gramatikal

Makna gramatikal adalah makna yang diperoleh dari peristiwa tata bahasa. Contohnya kata melihat yang digunakan dalam kalimat Raka melihat temannya di rumah sakit. Kata melihat dalam kalimat tersebut tentu maknanya dapat menjadi lebih spesifik. Makana melihat dalam kalimat tersebut tidak lagi memperhatikan, menonton, menengok, menjenguk, mengetahui dan menilik, tetapi hanya menjadi sebatas menjenguk saja.

Untuk mencari makna kata dan makna kalimat pada dasarnya sama. Langkah yang pertama harus dilakukan adalah dengan membaca teks atau kalimat tersebut. Selanjutnya adalah menentukan apakah dalam teks tersebut kata atau kalimat yang dimaksud menggunakan makna leksikal atau gramatikal. Terakhir adalah menentukan makna kata atau kalimat yang paling sesuai dengan unsur yang ada dalam paragraf tersebut.

Contoh:

Bacalah kalimat berikut!

Korban tanah longsor dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Makna kata dievakuasi pada kalimat tersebut adalah….

A.      dibawa ke daerah yang jauh

B.      diberi bantuan agar betah

C.      dipaksa pergi dari tempat berbahaya

E.      dipindahkan ke tempat yang lebih aman

Pembahasan:
makna kata pada kalimat tersebut dapat ditentukan secara gramatikal. Artinya harus melihat kalimatnya terlebih dahulu sebelum menentukan makna kata. Dievakuasi pada kalimat sama artinya dengan kata diungsikan. Yang artinya dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Jawaban: C

Jenis-Jenis Teks Non-Sastra



Teks non-sastra adalah karangan ilmiah dan bertujuan menambah wawasan dan pengetahuan pembaca. Berbeda dengan teks sastra yang bertujuan memberikan hiburan atau sekadar kepuasan batin. Teks non-sastra mengutamakan kelogisan dalam pengungkapan teksnya.

Secara umum, jenis teks dibagi dalam lima jenis, yaitu narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi. Teks-teks tersebut kemudian dibagi lagi menjadi jenis yang lebih kompleks.

1.    Teks Laporan

Teks laporan adalah hasil dari pengamatan pada suatu objek atau fenomena tertentu. Tujuan dari teks laporan adalah menginformasikan hasil pengamatan tersebut kepada pembaca. Informasi yang diberikan bersifat nyata (faktual). Karena berdasarkan pengamatan, biasanya teks laporan disebut juga dengan teks hasil observasi.

Teks hasil observasi berfungsi menjelaskan suatu objek atau fenomena yang disadari oleh hasil pengamatan. Teks laporan memiliki ciri-ciri antara lain pengulangan (repetisi), kata ganti (pronomina), dan kata hubung transisi (oleh karena itu, dengan demikian, di samping itu).

2.    Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah uraian (paparan) yang bertujuan menjelaskan maksud dan tujuan dalam suatu keterangan. Berdasarkan pengertian tersebut, teks eksposisi adalah teks yang memaparkan sejumlah pengetahuan atau informasi. Untuk memperkuat informasi yang diberikan, teks eksposisi memuat pendapat dan argumentasi.

Tujuan teks eksposisi adalah memberitahukan kepada pembaca tentang suatu informasi dengan sejelas-jelasnya. Biasanya teks eksposisi dilengkapi dengan sejelas-jelasnya, juga dilengkapi dengan pendapat ahli dan data-data faktual seperti grafik, tabel atau gambar.

3.    Teks Biografi

Teks biografi adalah teks yang berisi riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Dalam teks ini tidak hanya sekadar menceritakan riwayat hidup seseorang secara singkat, tetapi secara mendetail. Maksudnya adalah menceritakan kehidupan tokoh dari kecil hingga tua bahkan hingga wafatnya. Termasuk juga dengan karya-karya maupun prestasi yang pernah diraih tokoh.

 Biasanya, biografi tokoh yang ditulis adalah tokoh yang memiliki berbagai peristiwa yang penting dan berpengaruh terhadap kehidupan. Tujuan teks biografi adalah agar pembaca bisa mencontoh atau meneladani sifat-sifat repuji dan mengilhami riwayat hidup tokoh tersebut.

Teks biografi ditulis dengan urutan kronologis atau urutan waktu. Teks biografi juga menggunakan kata rujukan (ia, dia, beliau).

4.    Teks Ulasan

Teks ulasan adalah teks yang berisi hasil analisis atau penilaian terhadap suatu karya. Karya yang diulas dalam teks ulasan bukan hanya karya sastra (puisi, prosa, drama), melainkan karya-karya yang lain seperti buku, film, dan lagu.

Teks ulasan berisi tinjauan yang bertujuan untuk mengetahui keunggulan dan kelemahan yang dimiliki oleh karya tersebut. Teks ulasan biasanya mengandung banyak kata sifat yang bersifat subjektif (baik, buruk), kata rujukan (ini, itu, tersebut), dan menggunakan kalimat majemuk atau kompleks.

5.    Teks Prosedur

Teks prosedur adalah tahapan kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas. Teks prosedur juga diartikan sebagai teks yang berisi cara melakukan atau membuat sesuatu atau berisi langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Teks prosedur memberitahukan kepada kita bagaimana sesuatu dikerjakan melalui serangkaian langkah dan tindakan. Langkah-langkah teks prosedur harus runtun tidak boleh terbalik. Ciri utama dari teks prosedur adalah menggunakan kata bilangan yang menunjukkan urutan (pertama, kedua, ketiga; 1, 2, 3 dan seterusnya). Teks prosedur juga memiliki ciri menggunakan kalimat imperatif (kalimat perintah) dan menggunakan konjungsi temporal atau waktu (setelah itu, kemudian dan selanjutnya).

6.    Teks Deskripsi

Teks deskripsi adalah teks yang berisi tantang gambaran suatu objek, tempat, maupun suasana. Gambaran yang terdapat di dalam sebuah teks dapat membuat pembaca seakan-akan berada di dalam situasi maupun suasana yang digambarkan.

Teks deskripsi terdiri dari tiga bagian yaitu identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi bagian.

7.    Teks Tanggapan Kritis

Teks tanggapan kritis merupakan karangan yang berisi tanggapan berdasarkan analisis keilmuan terhadap suatu permasalahan. Teks tanggapan kritis biasanya menganalisis dua pendapat yang kemudian disimpulkan pada akhir karangan. Dua pendapat tersebut muncul di masyarakat dalam menggapi suatu permasalahan tertentu. Pendapat dapat berupa pro dan kontra. Pendapat pro adalah pendapat yang mendukung sedangkan pendapat kontra adalah pendapat yang menolak ataupun tidak menyetujui.

8.    Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi mengenai pemaparan atau penjelasan mengenai suatu fenomena atau kejadian yang terjadi di sekitar. Teks eksplanasi banyak menggunakan kata hubung yang menunjukkan tahapan dan juga sebab akibat.

Teks eksplanasi mempunyai tiga bagian, yaitu pernyataan umum yang berisi penjelasan umum mengenai fenomena yang terjadi, eksplanasi yang berisi pemaparan lebih lanjut dari fenomena, dan interpretasi atau kesimpulan yang berisi kesimpulan dari fenomena yang terjadi.

9.    Teks Tantangan

Teks tantangan merupakan teks yang berisi mengenai tentang informasi bantahan terhadap hal yang sedang menjadi perdebatan di masyarakat. Teka tantangan juga dilengkapi dengan data-data serta argumen para ahli yang dapat memperkuat bantahan.

Tek tantangan terdiri dari 3 bagian, yaitu isu, argumen dan kesimpulan.

10.  Teks Diskusi

Diskusi adalah kegiatan interaksi antara dua orang atau lebih yang membahas suatu pengetahuan yang akhirnya menghasilkan suatu pemahaman yang baik dan benar. Teks diskusi adalah teks yang berisi mengenai catatan penting atau point suatu bahasan yang memuat berapa pendapat yang berbeda.

Teks diskusi terdiri dari 3 bagian, yaitu pengantar atau isu, argumen dan kesimpulan.

11.  Surat Pribadi dan Surat Dinas

Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk berkomunikasi secara pribadi. Surat pribadi tulis oleh seseorang dan ditujukan kepada orang lain. Bahasa yang digunakan dalam surat pribadi adalah bahasa yang santai dan tidak resmi.

Surat dinas adalah surat resmi. Surat dinas dikirim oleh suatu lembaga dan ditujukan kepada lembaga lain yang berkaitan dengan hal resmi. Bahasa yang digunakan dalam surat dinas adalah bahasa yang baku, singkat dan jelas.

 12. Teks Berita

Teks Berita adalah jenis teks narasi yang melaporkan suatu kejadian atau peristiwa yang telah ataupun sedang terjadi. Teks berita menggunakan bahasa baku, informasi aktual dan bersifat umum, menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung, dan bersifat objektif.

Teks berita terdiri dari tiga bagian yaitu orientasi, tubuh berita, dan sumber.

13.  Teks Iklan

Teks iklan mengandung pesan, dorongan, atau bujukan terhadap khalayak agar tertarik dengan barang atau jasa yang ditawarkan. Oleh sebab itu, kata atau kalimat dalam iklan selalu bersifat persuasif, artinya membujuk secara halus.

14.  Poster

Poster adalah plakat (kata-kata dan gambar) yang dipasang di tempat umum. Poster dapat berupa iklan maupun pengumuman. Poster menggunakan kata-kata yang singkat, jelas menarik dan lengkap.

15.  Slogan

Slogan merupakan perkataan atau kalimat pendek yang menarik, mencolok, dan mudah diingat. Slogan digunakan ketika mengiklankan sesuatu atau menjelaskan tujuan dan ideologi suatu organisasi, golongan, dan lain sebagainya.

16.  Teks Persuasif

Teks persuasif adalah teks yang berisi bujukan, imbauan, atau ajakan kepada khalayak untuk berbuat sesuatu. Karena bertujuan untuk membujuk (mengajak). Teks persuasif pasti menggunakan bahasa yang mengajak sehingga dapat memengaruhi seseorang.

17.  Teks Eksemplum

Teks Eksemplum adalah teks yang menceritakan perilaku tokoh dalam suatu cerita. Teks eksemplum biasanya menceritakan mengenai kejadian yang tidak diinginkan. Pada umumnya, teks eksemplum terbagi menjadi tiga bagian, yaitu orientasi, yang berisi pengenalan tokoh, insiden yang berisi mengenai kejadian yang terjadi, dan interpretasi, yang berisi mengenai pesan moral yang ada di dalam teks.

18.  Teks Inspiratif

Inspiratif adalah suatu hal yang bersifat menginspirasi. Jadi, teks inspiratif adalah teks yang berisi mengenai cerita yang dapat menginspirasi pembaca. Teks inspirasi dapat digunakan oleh pembaca sebagai media untuk mencari ilham, ide, atau gagasan. Teks inspiratif pada umumnya merupakan kisah nyata.

Teks inspiratif terdiri dari 3 bagian yaitu abstrak yang bersifat opsional (boleh ditulis, boleh tidak), orientasi dan koda.

Walpaper cantik Untuk android, iphon, dan pc

 Tampilan atau wallpaper telepon maupun laptop memang sering kita lihat setiap hari. Beberapa orang sengaja mempercantik atau membuat tampil...